FILSAFAT PENDIDIKAN

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-fareast-language:EN-US;}

PENDEKATAN PEMBELAJARAN:
Ekspositori dan inkuiri (ceramah, tanya jawab, diskusi), tugas & presentasi, Media: LCD/ powerpoint.

EVALUASI:

Kehadiran > 75% dari jumlah tatap muka 1 semester 14x

Penyusunan makalah

Penyajian / presentasi, diskusi

UTS dan TAS

 RINCIAN MATERI PERKULIAHAN

Pertm 1: Pengantar, Kontrak Belajar, Lingkup & Keg Kuliah (Pengampu)

Pertm 2: Makna filsafat & model- model filsafat (Lilis + Edo)

Pertm 3: Misi filsafat (Edo + Lilis)

Pertm 4:  Lapangan filsafat, filsafat &sains (Lilis + Edo)

Pertm 5: Perbedaan filsafat & Sains (Edo + Lilis)

                 Titik temu filsafat & sains

Pertm 6:  Kelebihan dan kekurangan sains (mahasiswa)

Pertm 7: Tes Tengah Semester

Pertm 8: Konsep dan rumusan Filsafat pendidikan (Lilis + Edo)

Pertm 9: Filsafat Pendidikan Idealisme & Realisme (Edo + Lilis)

Pertm 10: Filsafat Pendidikan Materialisme Pragmatisme  (Lilis + Edo)

Pertm 11:  Filsafat Pendidikan Eksistensialisme Progresivisme (Edo + Lilis)

Pertm 12:  Filsafat Pendidikan Perenialisme, Esensialisme, Reko nstruksi

                   onalisme  (mahasiswa)

Pertm 13: Pengaruh Psikologi Terhadap Filsafat Pendidikan (Edo + Lilis)

Pertm 14: Tes Akhir  Semester

STANDAR KOMPETENSI:
mampu mengkaji dan memecahkan secara filosofis berbagai masalah yang
terdapat dalam proses pendidikan a u d

KOMPETENSI  DASAR:.

Mampu mengkaji struktur fundamental yang mendasari, melatarbela-

kangi dan mendorong kegiatan-kegiatan man dlm melaksanakan praktek pendidikan aud

Mampu mengkaji secara kritis pengertian, sejarah dan perkembangan filsafat pend.

Mampu mengkaji secara kritis aliran teori-teori pemikiran filsafat pend secara teoritis dan praktis

Mampu menghayati dan mengamalkan filsafat pendidikan dlm kehidupan

      

Pengertian filsafat

 ‘filsafat’ berasal dari ‘philos’ dan ‘shopia’ = cinta mendalam terhd kearifan/ kebijakan
filsafat jg dpt diartikan pandangan hidup (masyarakat)

* pandangan mendalam sampai akar-akarnya
* sesuatu yg sangat berarti dlm kehidupan
* cara berpikir kompleks sampai hal kegunaan yg
   tak praktis

Pada dunia akademis: filsf diartikan pandangan kritis yg mendalammmengenai segala sesuatu yg ada. Seorang akademisi  sering memperhitungkan segala yg mungkin, tak puas dg satu pengalaman sj.

Harold Titus -> filsafat is science of science, art filsafat bertugas memberi analisis kritis thd konsep sains.

TITUS KEMUDIAN MENYIMPULKAN FILSAFAT ADL:

=  SIKAP TTG HIDUP & ALAM SEMSTA
= METODE BERPIKIR REFLEKTIF, MELL PENELITIAN,
   PENALARAN
= PERANGKAT MASALAH YG HRS DISELESAIKAN
   SECR KRITIS
= SEPERANGKAT TEORI DAN CARA BERPIKIR

Berfilsafat  berarti berpikir, berush mencapai kebajikan dan kearifan.

Menerangkan

Membuat garis besar masalah

Merangkai peristiwa yg pelik dr pengalaman

Merangkum pokok- pokok yg ditelaahnya

MODEL- MODEL FILSAFAT

Filsafat dibedakan menjd 3 yaitu: fils spekulatif, fils preskriptif & fils analitik

  1. Filsafat spekulatif

                adl cr berpikir sistematis ttg segala yg ada. Mengapa memikirkan sgl sesuatu yg ada Krn  ingin melihat sgl sesuatu sbg suatu keseluruhan. Filsafat ini termsk filsafat tradisional yg merenungkan seluruh persoalan man dlm hubnya dg sgl yg ada. Bebas membicrakan apa saja yg disukai.

2. Filsafat Preskriptif

                - berush unt menghslkan ukuran/ standar penilaian ttg perbuatan man

                  dan penilaian ttg seni

                - menguji apa yg disebut bermanfaat & tdk bermanfaat, mis peri

                  laku.

 

3. Filsafat Analitik
    a. Analitik linguistik
    b. Analitik positivistik logis    

                Analitik linguistik lbh pd penjelasan suatu istilah & bhs. 

    Jadi analitik linguistik lh pd menjelaskan sebuah konsep, men-

    jelaskan pernyataan2. Misalnya: konsep ‘anak usia dini’. Anak usia

       dini yg ditinjau dr berbagai perspektif. Shg analitik linguistik bu-

kan bangunan pengeth tapi lbh pd aktivitas:mendeskripsikan istilah2.

                Analitik positivistik logis dikenal jg dg ‘neo positivisme’. Me-

nurut Kunto W, positivisme merpk model dlm pengemb ipengeth

yg didlm langkah kerjanya menempuh jln mell: observasi,

            eksperimentasi, komparasi yg jg dikembangkan dlm

            ilmu2 sos. Keberhasilan dan kebenaran ilmiah hrslah

                        konkret, akurat dan memberi manfaat.          

1. PEMBELAJARAN SENI RUPA PADA ANAK USIA DINI MEMERLUKAN PENGELOLA
     AN SESUAI DENGAN KARAKTERISTIK ANAK.

2. Pengaruh negatif menonton televisi pada anak usia dini terhadap
     ahlak dan perilaku sehari-hari.

3. Ada korelasi pendidikan anak dengan perkembangan kognitif anak
    usia pra sekolah.

                                                PERTM 3: MISI FILSAFAT

    Para filosof memecahkan masalah2 yg penting bg man
                baik langsung maupun tak langsung

Hasil keilmuan dari  positivistik logis dapat digeneralisasikan, yg kemudian menghasilkan banyak teori; contoh:

NAMUN PERBEDAAN PENDAPAT FILOSOF THD SUATU ILMU TDK UNTUK DIPERTENTANGKAN, MELAINKAN UNTUK PELENGKAP / KOMPARASI
KRNNYA FILSAFAT MEMPUNYAI 3 MISI;
1. MENDAPATKAN PANDANGAN MENYELURUH
2. MENEMUKAN MAKNA & NILAI DR SEGALA SESUATU
3. MENGANALISIS & MEMADUKAN KRITIK THD KONSEP

-          Latar belakang kehdpan pend filosof berasal dari beranekaragam keah-

 lian dan latar belakang sos yg berbeda, ada pemimpin/ imam gereja,

 ada scientist, shg sudut pandang keilmuannyapun berbeda pula

                FILSAFAT ADLH BERPIKIR SISTEMATIS DAN UNIVERSAL TTG SESUATU.
OBJEK PEMIKIRAN FILSAFAT ADLH SEGL SESUATU. Menurut Immanuel Kant ada 4 pertany yg hrs dijawab oleh filsafat:
1. apa yg boleh sy harapkan?
2. apa yg dpt sy kerahui?
3. apa yg hrs sya perbuat?
4. apakah manusia itu?

Pertany 1 dijawab oleh metafisika
pertany 2 dijawab oleh epistemologi
pertany 3 dijawab oleh etika
pertany 4 dijawab oleh filsafat antropologi

Butler  mengemukakan beberp persoalan yg dibahas dlm
filsafat:
1.metafisika
2. epistemologi
3. aksiologi
 
 

PERTEMUAN 4:

LAPANGANFILSAFAT; FILSAFAT & SAINS

                 KESEMUANYA ITU MEMPERTANYAKAN:
                  - APA HAKEKAT KENYATAAN
                  - APA ITU PENGETAHUAN?
                  - APA ITU KEBENARAN?
                  - MENGANUT NILAI APAKAH SESEO TINGGAL DLM KEHIDUPAN?
                  - APA YG BAIK DAN APA YG BURUK?

1. metafisika
     mempertanyakan apa yg berada di belakang fenomena dunia
     kadang objeknya di luar hal yg dpt ditangkap pancaindera
     cth: siapa tuhan? Apa takdir itu? Diapa manusia? Apakah dunia
     ini dan terbuat dr apa?
     Pertany2 serupa merpk -> jantungnya filsafat pendidikan

     metafisika jg membicarakan manusia, hanya pembahasannya
    berbeda dg sains        

     Dalam pend hal2 yg berkaitan dg lap filsafat adlh: metafisika, epistemologi,

     aksiologi, estetika dan logika.

                Epistemologi berarti teori pengeth yg mengkaji ttg: asal pengeth, struktur pengeth, metode pengeth. Epistemologi membahas persoalan pengeth, ttg pengeth yg benrar bukan pengeth khayal.

                Jenis pengeth:
1. pengeth wahyu
     man dpt memperoleh pengeth atas dsr wahyu yg dibrikan tuhan.
     Wahyu dpt dijadikan petunjk bg man. Wahyu adl firman tuhan yg   ke
     benarannya mutlak dan abadi.

2. pengeth intuitif
     pengeth ini diperoleh man dr dlm dirinya
     ktk seseo menghayati sesuatu.
     Merpk hasil penghayatan pribadi
     validitas pengeth ini sangat pribadi
    diterima dg kekuatan imajinatif
    cth pengeth intuitif adlh pemahaman seseo thd karya seni
    kebenarannya tdk dpt diuji dg observasi/ eksperimen
                 

EPISTEMOLOGI

- Pengeth yg diproleh dg akal
– Cth pengeth rasional adlh matematika murni, kebenarannya    
   dpt ditunjukkan dg pemikiran abstrak
akal  merp faktor mendasar dlm pengeth

4. pengeth empiris
    - diperoleh dg bukti pengindraan, penglihatan, pendengar
      an
    - menurut empirisme pengeth dpt diperoleh lewat penga-
      laman
    - krn berdasar dr pengalaman maka kesimpulan dr penget
      empiris lbh bersft sementara
    - mk hukum dan hasil temuannya setiap saat dpt berubah
      dan akan digantikan dg temuan baru berdasar pengalam
      an pula.                                           

3. PENGETH RASIONAL

- Pengeth ini benr bukan krn tlh dicek kebenarannya, melainkan
  tlh dijamin oleh otoritas (sumber/ pihak yg berwenang, yg
  berkompeten.
– misal ilmu agama kita anggap benar jika si penyampai adlh
  seo kiai; perkataan dianggap bnar kalau disampaikan oleh
  pendidik, perintah kepala suku,dll

                teori pengetahuan

1. teori korespondensi
     - mengatakan bahwa kebenaran merpk persesuaian
       antara fakta & situasi nyata.
     - cth: ‘pulau jawa adlh pulau yg terpadat pen-
       duduknya. Benar krn antara fakta & situasi nyata
       sangat sesuai.

5. PENGETH OTORITAS

2. Teori Koherensi

                - MNURUT TEORI INI KEBENARAN BUKAN  PERSESUAIAN ANTARA PIKIR
                  AN & KENYAT, TETP PERSESUAIAN ANTARA PIKIRAN DG
                  PENGETH YG TLH DIMILIKI, CTH PD MATEMATIKA  ATAU ILMU
                  EKSAK LAINNYA

3. Teori pragmatisme
     tdk seperti dua teori terdahulu.
                - kebenaran menurut teori ini perlu proses
                  penyesuaian man
                - dikatakan benar bila : 1)memiliki nilai guna
                - benar menurut sosial (ada pengakuan org banyak)
                - 2) apakah suatu yg benar itu fungsioanal/ tdk
                  memberikan solusi thdp permasalahan man tdk?

Contoh lain:

‘Anak yg dibesarkan secara “over protected” tdk akan bisa mandiri.

‘AKSIOS’ & ‘LOGOS’ -> CABANG FILSAFAT YG MEMPELAJARI NILAI (TEORI NILAI)

– MENGEMUKAKAN :
  A. HAKEKAT NILAI
  B. TIPE NILAI
  C. KRITERIA NILAI
  D. STATUS METAFISIKA NILAI

A. HAKEKAT NILAI
     MENURUT VOLUNTARISME, NILAI ADLH PEMUASAN THD KEINGINAN,
     SUATU KESENANGAN. Jadi nilai itu baik bila meme-
    nuhi kebutuhan & alat unt mencapai tuj.

B. Tipe nilai
     - nilai intrinsik
     - nilai isntrumental

3. AKSIOLOGI

Cth sholat 5 wkt  -> nilai instrinsik, nilai instrumental
mendidik aud -> nilai instrinsik & nilai instrumental
n. Instrinsik: dg mendidik  seo guru akan profesional
n. Instrumental: ktk mendidik hrs menguasai berbagai metode mengajar, mengerti akan anak didik, dst

kriteria nilai:
sesuatu yg menjd ukuran -> baik & tdk baik dilihat dr nilai gunanya baik bg indvd maupun masy

metafisik nilai: bgmn hub nilai tsb dg realitas

Nilai intrinsik: nilai akhir yg menjd tuj

Nilai Instrumental: alat unt mencapai nilai instrinsik

Nilai secara aksiologi dibedakan menjd:
a. Etika
b. Estetika

etika
                Etika menurut langeveld adlh teori perbuatan man yg ditimbang baik buruknya
– etika ini membicarakan perbuatan man (bukan psi atau sosiologi)
– etika mendeskripsikan, menjelaskan bgmn perbuatan man, terpen
  ting: menilai perbuatan man
– krnnya objek formal dari etika adlh norma kesusilaan

estetika
yaitu nilai yg berkaitan dg kreasi seni
a. Seni sbg penetasi/ penebusan thd realitas. Benda dikatakan
    indah kalau kekal

JENIS-JENIS NILAI

   - seni tdk memiliki nilai apapun kec unt kesenangan

3. seni sbg ekspresi yg sebenarnya
    - sebagai penglaman yg ditransformasikan scr sadar

                                filsafat Dan sains

apa itu sains?
– sains hanya membicarakan sesuatu yg nyata yg dapat diindra
– (titus), sains yai sesuatu yg diatur, diorganisasikan, pende-
  katan thd benda & peristiwa dg menggn metode yg
         teliti & kritis (observasi, eksperimen, survei,
         studi kasus, dll)      

2. Seni sbg alat kesenangan

- pemikiran logika diutamakan
– netral/ tdk dipengaruhi oleh sesuatu
– milik kolektif, bukan pribadi,dimanfaatkan oleh org banyak
– dpt bersifat relatif artnya suatu kebenaran sains dpt diuji kembali
  oleh pengalaman berikutnya,  dpt diperbaharui, dilengkapi/ ditolak
  tumbang krn ada sains  bag sains lain.

Karakteristik sains

Randar dan buchker  mengemukakan ciri umum sains:
a. Hsl sains bersft akumulatif dan milik bersama
     art. Hsl sains lalu dpt dipergunakan unt penemuan hal baru
     berikutnya, stp org dpt menggunakan hsl penemuan org lain

b. Hsl sains kebenarannya tdk mutlak,dpt saja terjd kekeliruan

- Sains bersft objektif, mengesampingkan unsur pribadi

Ralph ross, ciri sains adlh:
– bersifat rasional
  krn sains merpk hsl proses berpikir dg menggunakan akal

– bersifat empiris
  krn sains diperoleh dr pengalaman dg pancaindra

– bersifat umum
  hasil sains dpt dipergunakan oleh semua man

– bersifat akumulatif
  hsl sains dpt dijadikan pijakan objek penelt berikutnya

                                               
                                T E S T E N G A H S E M E S T E R

c. Sains bersft objektif

    art. Prosedur kerjanya/ metodenya tdk bergantung pd pemahaman

    pribadi

PENDIDIKAN HANYA UNTUK MANUSIA

                APAKAH MUNGKIN HEWAN DPT MEMPEROLEH PENDIDIKAN???

Jwblh:
apakah hewan dpt memiliki dan mengembangkan perasaan, nilai, dan norma?

Apakah hewan dpt memiliki dan mengembangkan pengeth?

Apakah hewan dpt memiliki dan mengemb keterampilan?

Cth harimau & gajah sbg binatang sirkus.

Bukti bhw gajah, harimau, hewan tdk bermoral,tdk dpt membedakan mana perbuatan bermoral & mana yg tidak.

TATAP MUKA PASCA TTS

KONSEP DAN RUMUSAN FILSAFAT PENDIDIKAN

Peranan insting pd man diganti oleh kemamp akal budi yg tak dimiliki
oleh hewan.

Persamaan man & hewan: keduanya dilengkapi indera unt dpt mengamati lingk.

Pendidikan hanya diperuntukkan bagi man yg:
1. memiliki kemamp unt menguasai/ megendalikan hawa nafsunya.
2. memiliki kesadaran intelektual dan seni
3. man yg memiliki kesadaran diri shg dpt mengadakan introspeksi
4. man adlh mahluk sosial, membutuhkan org lain unt hdp bersama
5. man yg memiliki bhs simbolis, tertulis maupun lisan
6. man yg dpt menyadari  niali-nilai
7. man yg dpt berkomunikasi dg tuhan

                jadi hanya man yg dpt dididik & dpt
menerima proses pendidikan

Perilaku hewan didasarkan atas insting (lapar, insting seks, insting mempertahankan diri)

Karena:
1. MAN DILAHIRKAN DLM KEADAAN TAK BERDAYA -> PERLU BANT ORG LAIN
2. MAN LAHIR TDK LANGSUNG DEWASA
3. MAN SBG MAHLUK SOSIAL
     TDK AKAN MENJD MAN BILA TDK HDP BERSAMA MAN

                                pengertian filsafat pendidikan

                Filsafat pend bersandarkan pd filsafat formal filsafat umum, artnya masalah2 pend merpk karakter dr filsafat.
                Syaibani (1989) mengemukakan bhw ada tugas yg hrs dilakukan oleh seo filsuf pend, yaitu:
1. merancang proses dan usaha-usaha pend
2. menyiapkan generasi  muda unt beriman kpd tuhan
3. menunjukkan peranannya dlm mengubah masy & cara hdp me
     reka 

                 MENGAPA MANUSIA PERLU DIDIDIK???

Sehingga seo filsuf pend hrs:
memiliki pikiran yg benar, jelas

sesungguhnya filsafat pend merupakan penerapan dr filsafat pd bidang pend. Jadi seperti halnya filsafat, maka filsafat pend juga:
spekulatif, preskriptif, dan analitik

mengapa filsafat pendidikan spekulatif?
– krn berush membangun teori2 ttg hakekat man, hakekat masy, ha
  kekat dunia yg sangat bermanfaat dlm sains

filsafat pendidikan preskriptif. Mengapa?
                Dikatakan preskriptif bila filsf pend dpt menentukan tujuan yg akan dicapainya, menentukan cara yg tepat & benar

4. Mendidik ahlak masy, menumbuhkan sikap menghormati kebenaran

    dan cara mencapai kebenaran

Filsafat pend dpt menjelaskan pertanyaan2 spekultf & preskriptif

Misalnya menguji konsistensi suatu gagasan, contoh:
1. konsep pendidikan sejak dini
     uji dan jelaskan mengapa pend aud menjd sangat penting, apa itu
     pend aud, siapa anak ud, bgmn perilaku aud, dsb

2. konsep bermain pd anak
    jelaskan dan uji mengapa anak memperoleh pengeth & pengalaman
    lwt bermain, apa itu bermain, faktor apa sj yg mempengaruhi seo
    anak bermain, dll.

Filsafat pendidikan dikatakan analitik, bila:

                cara kerja dan hsl filsafat dpt dipergunakan untuk??
Krn hanya man yg dpt melaksanakan proses pend, maka pend membutuhkan filsafat. Mengapa pend membutuhkan filsafat??
Krn dari pend dpt muncul banyak masalah yg: luas, dalam, kompleks yg mungkin tdk terjangkau oleh sains pend.

                Seo guru tdk boleh buta thd filsafat& filsft pend krn tuj pend berhub langsung dg tuj hdp. Tuj akhir -> penting. Apa tuj mendidik anak -> penting.
                Filsafat akan menelaah suatu masalah dg lbh luas

                                                peran filsafat pendidikan

                terdapat suatu hub yg kuat antara perilaku seo guru dg keyakinannya mengenai pengajaran & pembelajaran, siswa, pengeth,dll

KEBUTUHAN AKAN FILSAFAT PENDIDIKAN

1. YAKIN TETG PENGAJARAN & PEMBELAJARAN
    JIKA GURU TLH BENAR-BENR YAKIN AKAN PENTINGNYA PENGA
    JARAN & PEMBELAJARAN, MK DIA AKAN DPT MEMAHAMI PE-
    RAN POKOK   GURU
    APA ITU PENGAJARAN?
    PENGAJARAN LBH PD SUATU AKTIVITAS KOMPLEKS, PERTEMU
    AN SPONTAN/ BERULANG ANTARA SISWA & GURU LEWAT PRO-
    SEDUR2 YG DITENTUKAN SECR ILMIAH
    PEMBELAJARAN?
    MENEKANKAN PD PENGALAMAN & KOGNISI INDIVIDU, MENE-
    KANKAN PERILAKU SISWA.
    PENDAPAT LAIN: PEMBELAJARAN SBG ASOSIASI BERAGAM STI
    MULUS DAN RESPON
   

YANG HRS DIYAKINI GURU TERKAIT DG FILSAFAT PEND

    Yakin TIDAKNYA GURU THDP SISWA AKAN BERDAMPAK PD BGMN GURU TSB MENGAJAR. SEPERTI APAKAH: KEMAMP SISWANYA, KECENDERUNGANNYA, MOTIVASI2NYA. DLM HAL INI IMPLIKASI GURU PD AUD, BGMN GURU MENGOBSERVASI PARA ANAK, PENGETH GURU TTG PERTUMBH & PERKEMB ANAK, DST

PANDANGAN NEGATIF SEO GURU THD SISWANYA DPT MEMBANGUN KETAKUTAN & KEKERASAN, BUKAN KEPERCAYAAN .

JADI GURU YG PROFESIONAL YG BGMN?
MEMAHAMI, MENGETH BHW ANAK BERBEDA & BERKECENDERUNGAN BELAJ & TUMBUH, BERSIKAP POSITIF THD PARA SISWA.

3. KEYAKINAN MENGENAI PENGETH
 KEYAKINAN THD PENGETH YG DIMILIKI SEO GURU DPT TERCERMIN DR BGMN IA MELAKSANAKN PENGAJARAN

2. Keyakinan Mengenai Siswa

MANA YG MENURUT SDR PALING BENAR , YG DIINGINKAN DAN DILAKUKAN:
a. Anak didik yg kelak sukses dlm pekerjaan2 yg mereka
    pilih
  
b. Anak didik yg kelak siap dengan dunia masa depan

c. Anak didik yg bernalar dlm memecahkan masalah dan
    kelak realistis dg masa depannya

d. Anak didik yg memiliki  pengemb anak secr keseluruhan dan mengaktualisasikan diri

jwb: guru hendaknya bermakna bg siswa, memberikan kontribusi sebanyak mungk pd ush siswa unt menjd org yg matang dan well integrated (itulah hakekat landasan filsafat pend)

4. KEYAKINAN MENGENAI APA YG PERLU DIKETAHUI

jwb: guru hendaknya bermakna bg siswa, memberikan kontribusi sebanyak mungk pd ush siswa unt menjd org yg matang dan well integrated (itulah hakekat landasan filsafat pend)

PERTEMUAN 9:
FILSAFAT PENDIDIKAN IDEALISME – REALISME

  1. REALITAS

                Menurut Realitas bahwa realitas dr sesuatu adlh roh, jiwa, bukan materi atau wujud fisik yg tampak. Misal: cita-cita. Cita-cita ini wujud dari jiwa/ roh seseorang bukan fisik, tetapi kalau ‘guru’ bukan realitas tetapi fisik. Contoh lain: ide, pikiran. Begitu juga dg kyakinan. Menurut idealisme, fungsi mental: apa yg tampak dlm tingk lk, sedangkan jasmani/ badan -> merp alat unt mencapai tuj, mencapai keinginan.

               

                Bagaimana dg: rumah, pohon, binatang, matahari, bintang2 -> manifestasi realitas unt memenuh kebth fisik

                Pandangan kaum Idealis tentang anak;

                Anak merpk bag dari alam spiritual yg memiliki pembawaan spiritual sesuai dg potensinya. Artinya:

                - baik tdknya keturunan seseor tergantung pd pendekt ortu thd Tuhannya

                - bgmn intensitas/ frekuensi ortu mendoakan anaknya

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s