kul stra pemb aud

MATERI 1 Konsep Belajar Pada Anak
Belajar adlh proses perubahan prilaku berdasar pengalaman dan latihan.
Anak adalah pembelajar aktif. Ketika bergerak, anak mencari stimulasi yang dapat meningkatkan kesempatan untuk belajar.
Anak menggunakan seluruh tubuhnya sebagai alat untuk belajar.

Anak belajar dipengaruhi kematangan.

Anak belajar dipengaruhi oleh lingkungan , lingk fisik & lingk belajar.

Anak belajar dg gaya yang berbeda, tipe visual, auditif, kinestetik
Anak belajar melalui bermain Melalui bermain, anak dapat: memahami, menciptakan, memanipulasi simbol-simbol, mentransformasi obyek,dll
PRINSIP-PRINSIP BELAJAR PADA ANAK USIA DINI
Konkret dan dapat dilihat langsung
Anak dapat dilatih unt membuat hub sebab akibat jika dapat dilihat secara langsung
Buat anak berinteraksi dg benda-benda, melakukan eksplorasi agar memperoleh pengalaman langsung.
2. Bersifat pengalaman
Fenomena alam, fenomena sosial
3. Seimbang antara kegiatan fisik dan mental Dalam pembelajaran sains misalnya, anak melakukan observasi, aktif dengan pancaindranya -> hands on science. Ketika guru mengajukan pertanyaan, dan anak mencoba-coba berpikir -> minds on
Berhati-hati dengan pertanyaan ‘mengapa’
Bagi anak usia dini, kemamp menjawab dg hub sebab akibat belum berkembang. Pertany ‘ mengapa’ sering diartikan = untuk apa (bagi anak)

5. Sesuai tingkat perkembangan anak
memperhatikan: usia, kebuth individual. Karenanya pembelj hrs disesuaikan dg kelompok usia anak
6. Sesuai dengan kebuthan ind Anak unik; dia memiliki karakteristik, sifat, bakat, minat, ke cerdasan yang berbeda dengan anak lain.
7. Mengembangkan kecerdasan
Pendidikan pd anak usia dini bukan menjejali dengan hafalan
tetapi bgmn cara menstimulan dan meningkatkan kecerdasan

8. Sesuai dengan langgam belajar anak
Cth: pd kinestetik yg baik, nilai lebih pd indra peraba, me
nyukai bongkar pasang, mengamati, menyentuh obyek
yg dipelajari. Begitu pula dengan yg auditif, atau visual
suka akan membaca/ mengamati gambar/ obyek
9. Kontekstual dan multikonteks Pembelajaran yang menggunakan multikonteks. Menggunakan alam sekitar, lingkungan, peristiwa, hal-hal menarik lainnya sebagai pembelajaran
10. Terpadu
Pembelajaran yang terintegrasi antara satu dg lainnya. Anak tidak
belajar matematika saja, atau IPA saja. Cth: ketika bermain air, ke-
tika mengejar kupu-kupu, dll

11. Menggunakan esensi bermain
Esensi bermain= menyenangkan, merdeka, bebas memilih, aktif,
gembira, demokratis

12. Belajar kecakapan hidup
The whole child. Berbagai kecakapan dilatihkan (fisik-mo-
torik, sos-emos, bahasa, dll))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s