kompetensi sosial dan kompetensi pedagogik

KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN KOMPETENSI SOSIAL SEORANG PENDIDIK ( GURU )

Proporsiantarapengetahuan, sikapdanketrampilansangattergantungpadajenispekerjaan.Contoh :pekerjaan social memerlukanporsisikaplebihbesardaripadapengetahuandanketrampilansebagaikompetensi.
Kompetensiadalah : kemampuanmelaksanakansesuatu yang diperolehmelaluipendidikandanlatihan.
Seorang yang berprofesisebagai guru seharusnyamampumelayanipesertadidikyang berkaitandenganilmupengetahuansehinggaharusmempunyaidayapikir yang cukupdanmampuberpikirsistematik.
Dalam UU No. 14 th 2005 pasal 8 menyatakan: Guru wajibmemilikikualifikasiakademik, kompetensi, sertifikatpendidik, sehatjasmanidanrohani, sertamemilikikemampuanuntukmewujudkantujuanpendidikannasional.
Dalampasal 10 ayat (1) menyatakankompetensipedagogik, kompetensisosial, kompetensikepribadian, dankompetensi professional yangdiperolehdaripendidikanprofesi
PengertiandariKompetensiPedagogikdanKompetensisosial
1. KompetensiPedagogik
Sebelum UU 14/ 2005 dan PP 19/2005 diterbitkan ,ada 10 kompetensidasar guru yang telahdikembangkanmelaluikurikulumlembagapendidikantenagakependidikan ( LPTK )
Adapunkesepuluhkompetensitersebutadalah :
1. Kemampuanmenguasaibahanpelajaran yang disajikan
2. Kemampuanmengelola program belajarmengajar
3. Kemampuanmengelolakelas
4. Kemampuanmenggunakan media/ sumberbelajar
5. Kemampuanmenguasailandasn – landasankependidikan
6. Kemampuanmengelolainteraksibelajarmengajar
7. Kemampuanmenilaiprestasipesertadidikuntukkependidikanpengajaran
8. Kemampuanmengenalfungsidan program pelayananbimbingandanpenyuluhan
9. Kemampuanmengenaldanmenyelenggarakanadministrasisekolah
10. Kemampuanmemahamiprinsip – prinsipdanmenafsirkanhasil – hasilpenelitianpendidikangunakeperluanpengajaran.
Namunkesepuluhkompetensitesebutbelumdapatbetul – betuldipenuhioleh guru sehingga 10 kompetensiinihanyaadadalamdokumensaja.Idealnyapemerintah, asosiasipendidikandan guru, sertasatuanpendidikanmemfasilitasi guru untukmengembangkankemampuanbersifatkognitifberupapengertiandanpengetahuanafektifberupasikapdannilai, maupunperformansiberupaperbuatan- perbuatan yang menceminkanpemahamanketrampilandansikap. Dukungan yang demikianitupenting, karenadengancaraituakanmeningkatkankemampuanpedagogikbagi guru.
AdapunkompetensipedagogikmenurutSlamet PH,2006dalamSyaiful sagala,2011,terdiridari sub kompetensi :
1. Berkontribusidalampengembangan KTSP yang terkaitdenganmatapelajaran yang diajarkan.
2. Mengembangkansilabus maple berdasarkanstandarkompetensi (SK) dankompetensiDasar.
3. Merencanakanrencanapembelajaran (RPP) berdasarkansilabus yang telahdikembangkan
4. Merancangmanajemenpembelajarandanmanajemenkelas.
5. Melaksanakanpembelajaran yang pro-perubahan (aktif, Kreatif, inovatif, eksprimentatif, efektifdanmenyenangkan )
6. Menilaihasilbelajarpesertadidiksecaraotentik
7. Membimbingpesertadidikdalamberbagaiaspek
8. Mengembangkanprofesionalismedirisebagai guru
Dari pandangantersebutdapatditegaskankompetensipedagogikmerupakankemampuandalampengelolaanpesertadidik yang meliputi :
1. Pemahamanwawasan guru akanlandasanfilsafatpendidikan
2. Guru memahamipotensidankeberagamanpesertadidiksehinggamampumendesainstrategipelayananbelajarsesuaikeunikanmasing – masingpesertadidik.
3. Guru mampumengembangkankurikulum / silabusbaikdalambentukdokumenmaupunimplementasidalambentukpengalamanbelajar
4. Guru mampumenyusunrencanadanstrategipembelajaranberdasarkanstandartkompetensidankompetensidasar
5. Guru mampumelaksanakanpembelajaran yang mendidikdengansuasanadialogisdaninteraktif.
6. Guru mampumelakukanevaluasihasilbelajardenganmemenuhiprosedurdanstandar yang dipersyaratkan
7. Guru mampumengembangkanbakatdanminatpesertadidikmelaluikegiatanintrakurikulerdanekstrakurikuleruntukmengaktualisasikanberbagaipotensi yang dimilikinya.
Dengandemikiankemampuanpedagogikbagi guru bukanlahhal yang sederhana, karenakualitas guru haruslahdiatas rata – rata yang dapatdilihatdariaspekintelektual yang dipunyaiolehseorang guru.
2. KompetensiSosial
Artinyakompetensisosialterkaitdengankemampuan guru sebagaimahluksosialdalamberinteraksidengan orang lain. Sebagaimahluksosial guru berperilakusantun, mampuberkomunikasidanberinteraksidenganlingkungansecaraefektifdanmenarik, mempunyai rasa empatidengan orang lain.
Dalammelaksanakantugasnyasebagaiseorangpendidik, guru harusmengedepankansentuhansosialkhususnyadalammemberikanpelayanankepadapesertadidik.Sentuhansosial, menunjukkanseorang professional dalammelaksanakantugasnyaharusdilandasinilai – nilaikemanusiaan, dankesadaranakandampaklingkunganhidupdariefekpekerjaannya, sertamempunyainilaiekonomibagikemaslahatanmasyarakatsecaraluas.
Padakompetensisosial, masyarakatadalahperangkatperilaku yang merupakandasarbagipemahamandiridenganbagian yang tidakterpisahkandarilingkungansosialsertatercapainyainteraksisosialsecaraobjektifdanefisien.Inimerupakanpenghargaan guru di masyarakat, sehinggamerekamendapatkankepuasandiridanmenghasilkankerja yang nyatadanefisien, terutamadalampendidikannasional.Kompetensisosialmencakupperangkatperilaku yang menyangkut :
– Kemampuaninteraktifyaitukemampuan yang menunjangefektivitasinteraksidengan orang lain sepertiketerampilanekspresidiri , berbicaraefektif, memahamipengaruh orang lain terhadapdirisendiri, menafsirkan motif orang lain, mencapai rasa amanbersama orang lain
– Ketrampilanmemecahkanmasalahkehidupansepertimengaturwaktu, uang, kehidupanberkeluarga, memahaminilaikehidupandansebagainya
Dengandemikianindikatorkemampuansosial guru adalahmampuberkomunikasidanbergauldenganpesertadidik, sesamapendidikdantenagakependidikan, orang tuadanwalimurid, masyarakatdanlingkungansekitar, danmampumengembangkanjaringan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s