PSI UMUM

PSIKOLOGI UMUM
Pendekatan pembelajaran:
EKSPOSITORI & INQUIRI, METODE: CERAMAH, TANYA JAWAB, DISKUSI
TUGAS: MENYUSUN MAKALAH KELOMPOK, PRESENTASI
MEDIA: LCD. POWERPOINT

EVALUASI:
Kehadiran > 75% (tepat waktu), makalah, presentasi dan diskusi, uts, uas

rincian materi perkuliahan
Pertm 1: Kontrak belaj, orientasi perkuliahan (pengampu)
Pertm 2: sejarah & pendekatan dlm ilmu psikologi (lilis + sugiyono)
pertm 3: pendekatan dlm ilmu psikologi/ lanjutan (sugiyono + lilis)
pertm 4: manusia & kekhususan individual, psi sbg ilmu (lilis + sugiyono)
pertm 5: sensasi & proses sensorik (sugiyono + lilis)
MATA KULIAH : PSIKOLOGI UMUM
DOSEN : DRA. LILIS MADYAWATI, M.Si
DRS. SUGIYONO, M.Si
BOBOT : 2 sks
PRODI : S1- BIMB. KONSELING
Pertm 6: Persepsi (mahasiswa)
Pertm 7: Tes Tengah Semester
Pertm 8: Proses Belajar (Lilis + Sugiyono)
Pertm 9: Belajar dan Ingatan (Sugiyono + Lilis)
Pertm 10: Motivasi dan Emosi (Lilis + Sugiyono)
Pertm 11: Perkembangan Teori-teori Inteligensi (Sugiyono + Lilis)
Pertm 12: Inteligensi, kecerdaan lain dan tes psikologi (2 klpk mahasiswa)
Pertm 13: Kepribadian (Lilis + Sugiyono)
Pertm 14: Tes Akhir Semester
* Pembagian kelompok: kls dibagi menjd 3 klpk besar
SEJARAH & SISTEMATIKA ILMU PSIKOLOGI

Psikologi sbg suatu ilmu yg relatif muda dibandingkan ilmu lain. Induk ilmu pengeth adl filsafat, filsafatlah yg mendahului psikologi.
Abad 17 berkembang pendapat bhw unt memperoleh pengeth harus melalui empiris/ pengalaman; mell observasi. Descartes ingin memecahkan persoalan ttg hub antara psikis/ jiwa dg mind body problem/ jasmani. Menurut Descartes antara jiwa dan jasmani saling berhub (mutual interaction).
John Locke dlm bukunya An Essay Concerning Human Understanding memasukkan faktor ‘berpikir’ dlm ranah psikologi. Locke memasukkan fungsi kognitif, bgmn psikis memperoleh pengeth, menolak faktor pembawaan yg mempengaruhi psi. Menurutnya pengeth diperoleh mell pengalaman tdk melewati bawaan/ keturunan
MENGAPA TEMUAN2 PSIKOLOGI BANYAK DIPEROLEH LEWAT EKSPERIMEN?

1. Helmholtz
menelti kecepatan stimulus pd penglihatan & pendengaran. Hasil: reaksi
orang per orang thd stmulus penglihatan & pendengaran tidaklah sama.
2. Weber
meneliti penginderaan otot dlm membedakan berat. 2 buah benda yg berbeda
beratnya; seseo dpt membedakan berat benda secara lbh teliti bila diangkat sen
diri drpd diletakkan pd tangannya oleh eksperimenter.
3. Gustav Fechner
meneliti mengangkat berat dan stimulus
4. Wundt
Wundt yang pertama kali menggunakan istilah ‘ Experimental Psycho-
logy’. Lebih menitikberatkan pengalaman tdk langsung drpd pengalaman lang-
sung. Contoh: ‘bunga merah’-> lbh pd pengalaman.

Simpulan: temuan2 psi banyak diperoleh lewat eksperimen
PSIKOLOGI FUNGSIONAL
– Tokohnya: William James
– merupakan perintis psi modern
– mencoba melihat psikis dg pendekatan fungsional, bukan pd
kesadaran seperti Wundt
– Melihat otak sebg salah satu kekuatan psikis
PSIKOLOGI BEHAVIORISME
– Pertama lahir di Rusia
1. Pavlov
Menurutnya:
a. Aktivitas bersifat refleksif
art. Organisme/ man membuat respon tanpa disadari
sbg reaksi stimulus yg mengenainya
2. Aktivitas yg disadari
aktivitas atas kesadaran organisme, terjd bila stimulus yg diteri
ma sampai ke pusat kesadaran. Respon pun dilakukan secr sadar
Eksp Pavlov banyak pengaruhnya pd masalah belajar, mis. Pembentukan kebiasaan (habit formation).
Pavlov dlm eksp nya menggn anjing. Air liur sbg respon refleksif/ respon yg tak terkondisi = Uncondition Respon = UCR.
Anjing mendengar bunyi bel, dia menggerakkan telinganya. Menggerakkan telinga = respon alami. Bel sbg stimulus= uncondition stimulus= UCS.
2. Thorndike
penelitiannya dikenal sbg ‘animal psychology’.
Menurut Thorndike dsr dr belajar adalah ‘trial & error’
– Dia mengajukan 3 mcm hukum = hukum primer dlm belaj.
1) hukum kesiapan (the law of readiness)
2) hukum latihan (the law of exercise)
3) hukum efek (the law of effect)
Artinya: 1. belajar yg baik hrs adanya kesiapan
bila ada kesiapan maka organisme akan mengalami kepuasan
2. bila organisme memiliki kesiapan ttp tdk dpt melakukan aktivitas maka
akan terjd kekecewaan/ frustrasi
3. bila organisme tdk mempunyai kesiapan, tdk mampu, namun ttp disu-
ruh melakukannya -> akan timbul hal ketidakpuasan.
– Penelitiannya menggn ‘puzzle box’ & kucing
– – Menurutnya kucing pd kondisi dicomfort dlm memecahkan masalah dg trial and
error.
THE LAW OF EXERCISE (H. LATIHAN)
a. The law of use:
hub stimulus & respon akan semakin kuat bila sering di-
gunakan/ dilatih
b. The law of disuse
hub stimulus & respon akan semakin lemah bila tidak
pernah digunakan/ dilatih
* pentingnya latihan dlm belajar.
THE LAW OF EFFECT (H. EFEK)
Memperkuat/ memperlemah hub stimulus & respon sangat
bergantung pd hasil dr respon yg bersangkutan. Bila respon
mengakibatkan adanya ‘reward’ -> hub S- R kuat.
3. SKINNER
– merupakan tokoh kondisioning operan
– membedakan perilaku atas: perilaku yg alami yaitu perilaku yg ditim-
bulkan oleh stimulus yg jelas.
Perilaku operan: prilaku yg ditimbulkan dr stimulus yg tdk diketahui
semata-mata ditimbulkan oleh organisme itu sendr
– Skinner menggn hewan coba: tikus
– Prinsip umum yg berkait dg kondisioning operan:
a. Respon yg diikuti oleh reward (pemberian pujian, sanjungan,
hadiah) bekerja sbg reinforcement stimuli= stimulus penguat
akan cenderung diulangi
b. Reward berupa reinforcement stimuli akan mempercepat
terjdnya respon.
Macam reinforcement/ penguat:
a. Reinforcement positif
bila diadakan akan meningkatkan respon
b. Reinforcement negatif
bila ditiadakan akan meningkatkan respon
4. WATSON
Eksperimen Watson yg terkenal ialah eksperimennya dg anak yg ber
nama albert (11 bln)
– dia ingin melihat bgmn reaksi emosional terkondisi krn stimulus
– dia menggn albert, tikus putih, gong & pemukulnya
– albert tdk pernah takut pd binatang apapun termask tikus.
– Ktk albert akan memegang tikus dibunyikan gong dg keras. Dg suara
keras tsb albert merasa takut. Ini dilakukan brkali-kali hingga ter
bentuklah rasa takut pd diri albert

5. psikologi gestalt
– dipelopori oleh wertheimer
– menurut gestalt segala fenomena perseptual dipelajari secara bu
lat tdk dibagi-bagi atau dianalisis bagian-bagian. Contoh:
– Sebenarnya reinforcement negatif adalah hukuman/ punishment.
– – Reward bertujuan pd perilaku yg ingin dibentuk
6. PSIKOANALISIS
– tokohnya: Sigmund Freud
– istilah2 dlm Psikoanalisis: hipnosis, asosiasi bebas/ free association, impian/ bermimpi sebg emotional material

1. Kesadaran dan ketidaksadran (conscious, unconscious).
kesadaran merpk bag kecil dr kepribadian seseo, sementara ketidaksadaran justru sbg pemicu semua prilaku man.
2. Id, ego dan superego -> struktur kepribadian
Id membutuhkan satisfaction segera tanpa memperhetaikan lingk realitas berprinsip pleasure principles/ prinsip kenikmatan.
Ego menyesuaikan diri dg realita.
Superego yg terbentuk sewaktu aturan2 diberikan org tua: norma, agama, moral, etika. Semula aturan dibentuk oleh ortu, namun bila dia dewasa dirinya sendiri
sbg pengikat aturan
Insting dan kecemasan
a. Insting hidup: lapar, haus, seks
b. Insting mati: kekuatan destruktif bahkan pada diri sendiri
Kecemasan (anxiety)
a. Kecemasan objektif: kecemasan yg timbul dari ketakutan thd bahaya yg nyata, mis: cemas lalu takut melihat setan, terlambat masuk kelas takut setelah berada di depan dosen.
b. Kecemasan neurotik: takut mendapatkan hukuman, ketakutan merpk bayangan yg menghantui, tidak nyata & blm tentu terjd
c. Kecemasan moral: takut krn ybs telah merasa melanggar norma/ moral, takut krn merasa bersalah & berdosa.
MANUSIA DAN KEKHUSUSAN INDIVIDUAL
1. Manusia sebagai mahluk yg bereksistensi
– man sbg mahluk biologis & mahluk yg memp sifat2 ter-
sendiri yg khas
– proses perkembangannya dittkan oleh kehendaknya sen
diri
– Krnnya man bs berkarya, bisa mengatur dunia unt ke-
pentingannya
2. Manusia sbg mahluk hdp
– man membutuhkan udara, makanan, minuman -> survive
– memerlukan hub seksual unt melanjutkan keturunannya
– tdk dibekali alat2 unt bertahan dlm lingk. (tdk berbulu te-
bal, tak berkuku panjang & bertaring. (mahluk biologis
yg lemah
b. Teori Empirisme
m– menyatakan bhw perkemb seo individu ditentukan oleh em-
pris pengalaman2nya yg diperoleh slm indvd itu berkem-
bang. Pengalaman termasuk jg pendidikan. Menurut teori
ini indvd lahir seperti kertas putih bersih. Menjd apa indvd
tsb tergantung pd peran pendidik. Jd pendidik dipandang
mampu, berkompeten unt turut membentuk indvd.
Memandang keturunan/ pembawaan tdk mempunyai peran.
c. Teori Konvergensi
merpk gab dr nativisme & empirisme. Pendapatnya
perkemb indvd dittkan oleh faktor yg dibw sejak lahir
maupun faktor lingk (pengalaman & pendidikan)
TEORI PERKEMBANGAN MANUSIA
1. Teori Nativisme
menyatakan bhw perkemb man dittkan oleh faktor nativus/ faktor
keturunan yaitu faktor yg dibw oleh indv pd wkt dilahirkan.
Sifat ttt yg dibawanya sejak lahir menentukan keadaan individu.
Faktor lain: lingk, pendiikan tdk berpengaruh thd perkemb indv.
Menurut Nativisme seolah-olah sifat man tdk dpt diubah krn tlh
dibawa sejak lahir/ diturunkan oleh ortunya. Teori ini menimbul-
kan pandangan pesimistis dlm pend, krn pend pun tak dpt
berbuat banyak thd sifat man yg diturunkan ortunya.
Saran dari teori ini hrs mengadakan seleksi thd anggt
masy. Anggt masy yg tdk baik tdk diberi kesempt
unt berkembang.
FAKTOR ENDOGEN DAN FAKTOR EKSOGEN
Faktor Endogen ialah faktor yg dibawa oleh indv sejak dlm kandungan hingga kelahiran. Dsb juga faktor keturunan/ faktor pembawaan, yg sifat-sifatnya seperti sifat ortunya. Yg termasuk fakt endogen: faktor kejasmanian, mis. Warna kulit, rambut. Faktor kejasmanian ini tidak dapat diubah.
Faktor endogen yg terkait dg psikologis, mis. Temperamen (dipengaruhi oleh: darah, kelenjar, dll). Temperamen ini jg tdk dpt diubah.
Faktor pembawaan lainnya adlh bakat (aptitude) yg msh dlm btk potensi.
Faktor Eksogen yaitu faktor yg datang dr luar indvd, mis: pengalaman, alam sekitar, pend. Pengaruh lingk bersft pasif art. Lingk tak pernah memaksa indvd.
HUBUNGAN INDIVIDU DG LINGKUNGANNYA
Perkemb indvd jg sangat dipengaruhi oleh lingk. Lingk dibedakan menjd:
a. Lingk fisik, berupa alam (tanah, keadaan musim, dsb). Ma-
sing2 memberi pengaruh yg berbeda, mis. Daerah pegunungan, daerah pantai, dll.
b. Lingk sosial, berupa lingk masy
Dlm lingk masy adanya interaksi indvd.
– lingk sos primer: memiliki hub erat antar anggt, saling me-
ngenal
– lingk sos sekunder: hub. Anggtnya agak longgar. Pengaruh
lingk sos sekunder kurang mendalam.
Bagaimana sikap indvd thd lingk?
a. Indvd menolak menentang lingk. Jk lingk tak sesuai mk indvd membentuk lingk. Cth. Indvd berush menolak norma yg tdk baik.
b. Indvd menerima lingk. Bila lingk sesuai dg indvd maka indvd me-
nerima lingk. Indvd tak perlu mengubah lingk.
c. Indvd bersifat netral. Indv tdk menerima ttp jg tdk menolak
lingk.
PSIKOLOGI SBG ILMU
1. Objek Psikologi
Ilmu adl kumpulan pengeth. Dapat dikatakan ilmu bila memenuhi syarat memiliki objek yaitu objek material & objek formal.
Objek material yaitu: sesuatu yg dibahas, dipelajari/ diselidiki yg mencakup hal2 konkrit. Objek material = pokok persoalan sbg bidang khusus.
Objek formal adl: cara memandang, cara meninjau yg dilakukan peneliti maupun prinsip yg digunakannya. Jadi yg membedakan ilmu satu dg lainnya ada pd objek
formalnya.
Karenanya ada:
– psikologi: ilmu yg mempelajari jiwa man & tingklknya
– antropologi: ilmu yg mempelajari bermacam jenis man dan se
mua pengalamannya
– Sosiologi: ilmu yg mempelajari man dlm ikatan kelompok
– Ilmu komunikasi: ilmu yg mempelajari pernyataan antar man.
Psikologi sbg suatu ilmu mempunyai objek material yaitu manusia dan objek formalnya: tingkahlaku manusia.
2. Metode Psikologi
Metode adlh cara kerja, cara kerja unt memahami objek yg
menjd sasaran ilmu ybs. Metode dibuat unt mengatasi ke-
terbatasan man, membuat metode studi yg bersft ilmiah.
Yg diamati oleh para psikolog bukanlah objek murni yg tam
pak, tetapi berbagai: proses mental, pikiran, persepsi,
a. Metode Eksperimental
– merupk observasi/ pengamatan thd kej/ gejala yg berlang-
sung di bwh kondisi/ syarat ttt.
– digunakannya sekolah lab sbg lingk yg terkontrol
– cth: eksp dlm 6 minggu menggn 2 klpk yaitu kelomp ekspe-
rimen yg dikenai perlakuan dan kelomp kontrol tdk dikenai
perlakuan (tdk diapa2kan). Eksp bertuj mengukur pengaruh
tayangan televisi yg menonjolkan kekerasan. Pd kelomp
kontrol anak2 menonton TV 6 minggu pd acara yg tdk me-
ngandung kekerasan. Pd klpk eksperimen anak menonton
TV 6 minggu, namun semua acara menonjolkan kekerasan.
setlh 6 minggu pengukuran dilakukan. Hasil: anak yg meng
konsumsi tayangan TV banyak muatan
kekerasan prilaku agresifnya me-
ningkat.
b. Metode Non-Eksperimental
1) Metode Observasi
Dlm psi banyak digunakan unt: mempelajari tingkh lk anak, interaksi sos, aktivitas keagamaan, aktivitas kejahatan yg tak dpt dieksperimenkan
Observasi yg dilakukan thd perkemb hidup seseo sejak lahir, mis
PERTEMUAN 8
PROSES BELAJAR
Living is Learning -> banyak org yg membicarakan masalah belajar. Apa saja yg dibentuk, diubah, dan berkembang mell belajar.?? Kegiatan belajar dpt berlangsung di mana dan kapan saja
PENGERTIAN BELAJAR
Skinner: belajar merpk suatu proses adaptasi perilaku yg bersifat progresif (adanya perubahan ke arah yg lbh baik, lebih sempurna dari keadaan sebelumnya)
McGeoch: belajar membawa perubahan pd performance, perubahan yg terjd sebg akibat practice/ latihan
Morgan: pd belajar perubahan yg terjadi karn latihan dan pengalaman/ experience
Jadi, beberapa hal mengenai belajar sbb.:
1. Belajar merupk suatu proses yg mengakbtkan adanya perubahan perilaku. Setelah individu belajar terjadi perubahan dlm perilakunya. (perubahan dlm banyak hal)
2. Perubahan itu dapat aktual (tampak) dan potensial (yg akan tampak di lain kesempatan)
3. Perubahannya bersifat relatif permanen
perubahan yg terjd krn: mabuk, lelah, jenuh tdk termasuk belajar.
CONTOH BELAJAR
Cth1: anak bermain mobil-mobilan
TEORI- TEORI BELAJAR
Dalam psi, teori belaj sll dihubungk dg stimulus- respon dan teori tklaku . Proses yg menunjukkan hub terus menerus antara respon yg muncul serta rangsangan yg diberikan dinamakan suatu proses belajar.
Berbagai teori belajar:
1. Teori belajar aliran Behaviorisme
a. Teori belajar asosiatif
awalnya dibangun oleh Pavlov ( menurutnya peri
laku dpt dibentuk mell kondisioning/ kebiasaan.
anjing yg semula tdk mengeluarkan air liur ktk
mendengar bunyi bel, setelah dilatih berkali-kali
akhirnya anjing mengeluarkan air liur setiap men
dengar bunyi bel (meskipun tanpa makanan)
b. Teori belajar Fungsionalistik
Dipelopori oleh Thorndike dan Skinner
1. Thorndike:
hukum kesiapan
tanpa adanya kesipan hasilnya akan krng memuaskan
hukum latihan: agar belaj mencapai hsl yg baik hrs adanya latihan
hukum efek: atas dasar kesiapan & lthan diperoleh efeknya.
Jadi dlm conditioning operan tekanannya pd respon atau perilaku dan konsekuensinya
2. Skinner
– Hewan (coba) dlm mencapai tujnya hrs berbuat
– Prinsip Skinner:
* setiap respon yg diikuti oleh reward merpk reinforce
ment stimuli, akan cenderung diulangi
* reward yg merpk reinforcing stimuli akan meningkat
kan terjadinya respon berikutnya
TEORI BELAJAR ALIRAN KOGNITIF
a. Peaget
– mengenalkan pengertian asimilasi + akomodasi
– Asimilasi: proses merespon individu thd lingk yg sesuai
dengan struktur kognitif indvd tsb.
cth: struktur kogntf anak -> menendang
maka pengalaman2nya akan diasimilasikan pd skema tsb
mis: suatu saat dia diberi bola..mk bola itu akan ditendang
3. TEORI BELAJAR ALBERT BANDURA
– Konsep Bandura dlm Behaviorisme adlh a sociobehavioristic
approach disbt jg a social cognitive theory
– Penelitiannya dipusatkan pd: observasi perilaku man dlm in-
teraksi.Menurutnya perilaku tdk hanya dipacu oleh stimuli
eksternal, ttp jg self-activated. Jadi perilaku dibentuk dan diu-
bah mell situasi sosial, mell interaksi sos
– Adanya model atau contoh
– Teorinya dalam belaj disebt: social learning theory
PERTEMUAN 9:
BELAJAR DAN INGATAN (MEMORI)
– Hubungan antara belaj, memori dan pengeth sangat erat & tak
mungkin dipisahkan
– Memori adlh fungsi mental yg menangkap informasi dari stimulus
dan merpk storage system (sistem penyimpanan informasi & pe-
ngeth yg tdp dlm otak man)
– Menurut Bruno (1997) proses mental dlm memori meliputi:
* pengkodean
* penyimpanan
* pemnggilan kembali
– Prosesnya:
* short term memory working memory/ memori jangka pendek ->
mell mata & telinga
Transfer dan lupa dlm belajar

Apa yg dimaksud transfer belaj?? Transfer belaj terjd apabila seseo dpt menrapkan sebag/ semua kecakapan2 yg tlh dipelajarinya ke dlm situasi lain yg ttt. Cth: seseo yg dpt menguasai bhs belanda akan mdh belajar bhs jerman. Krn struktur gramatika bhs asing sesungguhnya sama. Cth lain:???
Demikian juga anak yg pandai berhitung soal lbh mampu jk disuruh berbelanja ke pasar.
Renungkan!!! Benarkah anak yg pandai dlm ilmu ukur akan pandai pula dlm pertukangan ?

Macam transfer belajar:
a. Transfer belajar positif
b. Transfer belajar negatif
– Kemudian informasi itu diberi kode, mis berupa simbol huruf
Transfer belajar disebut positif bila:
Pengalaman/ kecakapan yg tlh dipelajari dpt diterapkan untuk mempelajari situasi yg baru (respon yg lama dpt memudahkan menerima stimulus baru)
Dikatakan transfer belaj negatif jk pengalaman/kecakapan lama menghambat menerima pelaj/ kecakapan yg baru. Cth: seseo yg terbiasa mengetik dg 2 jari, ketika dia dihrskan belaj mengetik dg 10 jari akan sedikit kesulitan yg dia alami drpd seseo yg baru belaj mengetik.
Atau: seo guru memperbaiki metode membaca seo anak didiknya lebh mdh dilakukan drpd menghadapi seo anak yang blm dapat membaca.
TEORI DAYA DAN TRANSFER
Teori daya bertitik tolak dr jiwa tdr dari gejala/ daya meliputi: daya mengamati, daya ingat, daya berpikir, daya kemauan, dsb.
Menurut teori daya, daya jiwa pd man itu dpt dilatih. Dan setlh terlatih daya itu dpt digunakan unt pekerjaan lain. Ini juga dsb
Transfer belajar
Contoh: sejak kecl anak melatih melempar dg tepat. Mula2 dg batu-batu kecil, di sekolah sering bermain kasti (melempar dg bola), shg ketk dewasa kelak dia menjad pelembar lembing di Sea Games.
Karenanya diseyogyakan di sekolah diperbanyak melatih daya ingat, tdk sekedar muatan2 teoritis belaka.
PERIHAL LUPA
Mengapa lupa?
Lupa sangat tergantung pada:
1. Apa yg diamati;
2. Bgmn situasi & proses pengamatan itu berlangsung;
3. Apakah yg terjd dlm jangka waktu berselang itu/
4. Bgmn situasi ktk berlangsungnya ingatan itu?
Perlu diingat bhw tidak setiap lupa merugikan, ada kalanya menimbulkan kebaikan. (untung dpt melupakan peristiwa2 menyedihkan) Jadi, masalah lupa bukanlah pd waktu.
KEPRIBADIAN
TEORI SIFAT (TRAIT THEORIES)
TEORI INI MELAHIRKAN ‘PSI INDIVIDU’ DARI ALLPORT
TEORI SIFAT DSB JUGA TEORI TIPE YG MENGEMUKAKAN BHW KEPRIBADIAN RELATIF STABIL/ MENETAP. MAN AKAN BERTINGK LK DG CARA TTT
LBH LANJUT ALLPORT BERPENDAPAT BHW KEUNIKAKAN SESEO HANYA DIMILIKI OLEH SESEO. KEUNIKAN INI JG DIPENGARUHI OLEH : DORONGAN, KEBIASAAN & KEMAMPUAN, SIKAP, NILAI, DAN SIFAT
ALLPORT MENUNJUKKAN BAHW SEMUA SIFAT ADLH UNIK
BAGI ALLPORT, SIFAT ADA/ EKSIS NAMUN TAK TERLIHAT, KEBERADAANNYA KONSISTENSI DR PERILAKU SESEO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s